Damairia Pakpahan, SSos

Damairia Pakpahan saat ini merupakan Country Representative dari Protection International yang mempunyai keahlian Evaluasi terkait GEDSI dan hak asasi manusia baik sebagai fasilitator, trainer, maupun konsultan. Selain itu, Damai adalah aktivis gerakan perempuan sejak tahun 1988, relawan atau pendamping anak jalanan dan ibu-ibu miskin kota dan aktif dalam gerakan mahasiswa melawan penindasan rejim Suharto. Hal ini membuat Damai terlibat dalam perjuangan hak asasi manusia di Indonesia, mulai dari isu petani, hak tanah, buruh (termasuk Marsinah), Timor Leste, Aceh, Papua, korban 1965 dan sebagainya.Damai adalah salah seorang pendiri Rumpun Tjoet Nyak Dien (RTND dan juga Rumpun Gema Perempuan (RGP) yang bekerja bersama dan untuk hak-hak Pekerja Rumah Tangga (bukan pembantu). Selain juga pernah bekerja di Perserikatan Solidaritas Perempuan dan hingga juga terlibat dalam pendirian Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi. Damai terlibat dalam demonstrasi dan aksi solidaritas penurunan Suharto di gedung DPR dan MPR di Senayan. Ketika itu, Damai menjadi salah seorang komandan lapangan dan pernah menjadi bendahara pertama Koalisi. Damai aktif melakukan berbagai advokasi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan –termasuk anak -mulai dari kasus pelecehan seksual (yang dilakukan oleh orang-orang berkuasa) sampai isu poligami.